Jember, PHK: Masalah kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Jember bukan saja masalah dan tangung jawab Dinas Soaial Pemkab Jember saja, namun juga merupakan tanggung jawab lintas sektoral dan juga masyarakat Jember. Demikian disampaikan oleh Kabid Pemberdayaan dan Pengendalian Sosial pada Dinas Sosial Pemkab Jember Isnaini Dwi Sushanti, SH, MSi saat memberikan materi tentang Kemiskinan dalam up grading pelatihan jurnalistik yang diadakan Forum Wartawan LIntas Media (FWLM) waktu di aula Pemkab Jember. " Masalah kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Jember bukan hanya tanggung jawab Dinas Sosial saja, harus bersama lintas sektoral di seluruh SKPD Pemkab Jember," katanya.
Menurut Shanti sapaan akrabnya masalah kemiskinan tidak saja masalah tentang kebutuhan hidup sehari-harti. Sisi agama penting harus masuk Depag, Dinas Kesehatan dari sisi kesehatan, Dinas Pendidikan untuk membekali anak-anak warga tak mampu bersekolah agar memperoleh pendidikan yang layak dan gratis. "Belum lagi untuk pemberdayaan ada Bapemas dan Disperindag serta masih banyak yang lainnya," imbuh Shanti. Dikatakan oleh Shanti, jika semua lintas sektoral mampu bekerja bersama maka masalah kemiskinan yang ada di Kabupaten Jember dapat diminimalisir dan berkurang. Beban anggaran yang besar jika hanya ditangani oleh Dinas Sosial masih dirasakan kurang. " Jadi kerjasama lintas sektoral adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah menanggulangi kemiskinan yang ada," tuturnya.
Shanti berharap kerjasama lintas sektoral yang nantinya dapat mengurangi beban masyarakat warga miskin di Kabupaten Jember juga didukung oleh ke validan data, kategori warga yang benar-benar miskin dan tidak mampu serta layak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. " Kevalidan data sesuai kondisi real dilapangan harus diperhatikan agar tidak terjadi masalah di kemudian hari saat penyaluran. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat yang berhak mendapat bantuan bisa tenang serta bermanfaat bagi kehidupannya," pungkas Shanti menutup pembicaraan.(dik)


Posting Komentar