Breaking News :
Home » » Niat Ingin Photo Selfie Pelajar Tewas Tenggelam

Niat Ingin Photo Selfie Pelajar Tewas Tenggelam

Written By media pelopor lidik krimsus on Sabtu, 26 Maret 2016 | 20.35

Kahayan Tengah , Kalteng PLK: Naas nasib  Ant ( 16 th) warga jalan Pelatuk 2 Kota Palangkaraya , salah satu pelajar di sekolah menengah kejuruan (SMK ) - 4 Kota Palangkaraya ini, yang mana awalnya berniat Photo selfie bersama teman-temanya malah takdir berkehendak lain. nyawanya tak tertolong lagi saat korban tenggelam di eks galian sungai Desa Petuk liti, Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau. Kapolsek Kahayan Tengah  IPTU Harianto saat di hubungi Media PLK membenarkan peristiwa  yang menewaskan salah satu pelajar tersebut. " Kejadian berawal saat korban bersama sepuluh orang teman- temanya pada hari jumat/ 25/ 3  dari Kota Palangkaraya berangkat ke Kecamatan Kahayan tengah dengan maksud ingin berfoto bersama, sesampainya di lokasi yang dituju yakni eks galian sungai yang ada di Desa Petuk liti eks galian tersebut merupakan galian yang sudah ada bertahun- tahun di desa tersebut , jelas Harianto.

Selanjutnya Harianto mengungkapkan  saat dilokasi kejadian ( TKP) sekitar pukul 11.30 wit korban bersama 5 orang temanya berfoto bersama,namun salah satu teman korban  berinisial AN terpeleset sehingga terjatuh ke dalam galian, melihat kejadian tersebut korban pun langsung berusaha menyelamatkan teman nya tersebut dan berhasil menarik An ke tepian,namun setelah korban berhasil menyelamatkan nyawa temanya tersebut korban kembali menyelam dan muncul ke permukaan, setelah itu entah kenapa korban kembali menyelam ke arah tengah galian sedangkan informasi korban tidak bisa berenang sehingga selang beberapa saat kemudian korban tidak muncul lagi ke permukaan, teman- teman korban pun panik dan meminta pertolongan warga sekitar untuk melakukan pencarian, namun naas nasib Pelajar ini  tidak tertolong lagi setelah ditemukan dalam keadaan meninggal"" terang Harianto. lebih lanjut Harianto mengungkapkan kejadian tersebut murni karena kelalaian bukan karena ada tindakan kriminal maupun unsur kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. " saat di temukan korban sudah tidak benyawa, dari hidung korban mengeluarkan cairan darah, namun dari hasil pemeriksaan Medis  tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan ,"" pungkas nya
**( Ridwan)

Share this post :

Posting Komentar

 
Redaksi
Pemilu © 2014. - Indonesia