Kota Sorong,PLK:
Hari ulang tahun Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) Kota Sorong, sebenarnya jatuh pada tanggal 20 Februari 2016. Namun dengan banyaknya kegiatan, akhirnya panitia menyepakati tanggal 28 Maret 2016 sebagai hari puncak perayaan ulang tahun K3S. Sebelum perayaan Hut kerukunan keluarga kawanua ini di langsungkan, beberapa waktu sebelumnya, telah di adakan beberapa kegiatan. Kegiatan dalam rangka Hut K3S ini, di antaranya adalah lomba tenis meja dan lomba senam my Afrika.
Lomba-lomba yang di maksud, pesertanya bukan hanya kalangan kawanua tapi juga di buka untuk umum. Sehingga menurut Ketua panitia Hut K3S Ibu Meyta Longkutoy SE. MSA.AK, lomba-lomba tersebut di buka untuk umum, karena bertujuan agar warga kawanua serta masyarakat yang ada di Kota Sorong dan sekitarnya membaur dalam satu ikatan kebersamaan. Setelah lomba-lomba tersebut di laksanakan, untuk hadiah bagi para pemenang di serahkan dalam perayaan Hut ke XIV K3S. Hut K3S kali ini di langsungkan di pantai Tanjung Kasuari Kota Sorong dan menurut panitia serta warga kawanua, sangat meriah dan terkesan sempurna.
Dimana dalam Hut kali ini, di hadiri oleh sesepuh-sesepuh K3S di Kota maupun Kabupaten Sorong. Hadir dalam acara tersebut, yaitu: DR Stephanus Malak (Bupati Kab.Sorong), Lexie Durimalang,SE MM (Waket I DPRD Kab.Sorong), Hengky Rumbiak (mantan Wawali Kota Sorong), Sedik Yakobus (Kadis Pariwisata Kota Sorong), Olden Magpal (Kadis Dukcapil Kab.Sorong), Perwakilan Danyon 752/prajaviratama Sorong, Ir Royke Rambi (ketua umum K3S), Max Fonataba, Jhon Lewerisa, Marthinus Sompie, Jhon Malonda, Bunda Nur, Pdt Yopie Kalangi, Maxi Sonith dan lainnya. Berbeda dengan perayaan Hut K3S sebelumnya yang biasanya di adakan di dalam gedung/aula, kali ini di adakan di ruang terbuka.
Meyta Longkutoy SE. MSA.AK, menjelaskan bahwa perayaan kali ini memang di desain berbeda dari sebelumnya. "kami melaksanakan Hut K3S ke XIV di pantai Tanjung Kasuari, dengan maksud agar kami warga kawanua tidak mau ada sekat/pembatas dengan masyarakat yang ada di Kota Sorong (dalam hal ini orang asli Papua), ataupun seluruh elemen masyarakat yang ada.," Kata Meyta. "Kami (kawanua) ada dan eksis disini, harapan kami untuk dapat/bahkan selalu memberi dampak yang baik untuk Kota ini dan," jelas Meyta di sertai harapan.. *Jacob

Posting Komentar