Breaking News :
Home » » Isteri Selingkuh,Suami Berdamai Dengan Agen Lembu "Kades ikut mendamaikan"

Isteri Selingkuh,Suami Berdamai Dengan Agen Lembu "Kades ikut mendamaikan"

Written By media pelopor lidik krimsus on Minggu, 02 Oktober 2016 | 22.52

Batubara-PH Krimsus: Sidang Perdamaian terkait  kasus perselingkuhan antara Rebo warga dusun VII dan Sawiah warga dusun IX keduanya tinggal di Desa Suka Rejo kecamatan Sei balai Kabupaten Batubara (21/9) jam 10.30 wib di Kantor Balai Desa Suka Rejo.

Acara tersebut  dihadiri pihak Polsek Labuhan Ruku dan DanRamil Kecamatan Sei Balei  A. Zebua serta  beberapa Tokoh masyarakat setempat dan menghadirkan  kedua pasangan mesum yang di grebek suami Sawiah bernama Zailani dirumahnya sendiri, namun si Sawiah tidak datang.

Sebelumnya sempat beredar dikalangan masyarakat Rebo si agen lembu  harus membayar uang perdamaian sebesar Rp 30 juta dan 1 ekor lembu sebagai uang perdamaian antara Rebo dengan pihak Zailani, surat perdamaian tersebut di konsep oleh pihak Kepala Desa namun yang anehnya surat perdamaian  bertuliskan angka nominal uang dan perdamaian perselingkuhan tersebut diselesaikan Kades Sukarejo,Saltut dengan menggunakan pasilitas desa.

Hal itu sangat memberatkan Rebo dengan alasan perselingkuhan tersebut sudah sering terjadi, namun kalau 'siap goyang' langsung di kasih uang,isu beredar dikalangan masyarakat

Setelah beberapa lama rapat perdamaian tersebut menempuh titik akhir, tapi apapun ceritanya Rebo harus tetap mengeluarkan uang sebesar Rp 6 juta, beras 60 kg, dan daging lombu 40 kg untuk kenduri kampung atau pembersihan desa akibat ulah perselingkuhan Rebo dengan Sawiah.

Dikatakan Sekretaris Lsm TUMPAS Iskandar kepada Wartawan," biarlah kasus perdamaian perselingkuhan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, pihak Kepala Desa hanya sebatas mediasi agar tidak konflik, namun pada kasus ini saya duga oknum Kades terlalu mencampuri kali, bayangkan saja, masak rapat damai mesum tersebut pakai notulen rapat menggunakan orang perangkat desa,dan harus memanggil perwakilan muspika, ada apa ini sebenarnya? Koq terlalu dibesar - besarkan", ucap Kandar. Saat dikonfirmasi Wartawan Kepala Desa Suka Rejo, M. Saltut melalui hpnya tidak berhasil dihubungi.(A.Nduru)

Share this post :

Posting Komentar

 
Redaksi
Pemilu © 2014. - Indonesia