Breaking News :
Home » » Masyarakat Serbu Operasi Pasar Murah

Masyarakat Serbu Operasi Pasar Murah

Written By media pelopor lidik krimsus on Jumat, 10 Juni 2016 | 11.42

Jember, PHKGuna mengurangi dan menekan kenaikan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) menjalang Bulan Suci Ramadhan Sub Bulog divre IX Jember menggelar operasi pasar murah di sejumlah titik diantaranya Pasar Tegal Besar dan Pasar Kalisat. Tak ayal operasi pasar murah langsung diserbu masyarakat sekitar yang mengetahui adanya kegiatan tersebut, yang harganya jauh dari harga normal di pasaran.  Sejak dibuka pukul 6 pagi, dalam tempo kurang lebih tiga jam paket sembako yang disiapkan langsung ludes.

 

Kepala Sub Bulog Divre IX Jember Khojien yang ikut dalam operasi pasar Selasa (31/5) kepada sejumlah awak media mengatakan pasar murah ini akan terus digelar sampai pada tanggal 1 juli. " Pasar murah tetap di dua titik yakni Pasar Sore Tegal Besar dan Pasar Kalisat. Pelaksanaan pasar murah yang dilokasikan di dua titik tersebut, merupakan ketentuan dari Disperindag Pemkab Jember," katanya.

 

Masih kata Khoijen, operasi pasar murah yang dilakukan oleh Sub Bulog Jember saat ini,  konsetrasi kepada penjualan gula pasir premium. Karena sampai saat ini harga gula di pasaran telah mencapai 16.000 ribu rupiah perkilonya. "Sedangkan harga gula yang ditawarkan kepada masyarakat, melalui pasar murah  berkisar 11.750 ribu rupiah perkilo,"ujarnya.

 

Lebih lanjut Khoijen menambahkan bahwa dalam operasi pasar ini, pihaknya juga menawarkan tepung terigu, minyak goreng, beras 5 kilo gram. Untuk tepung terigu Bulog menawarkan dengan harga 7.200 rupiah perkilonya, minyak goreng 11.300 rupiah perkilonya sedangkan beras yang 5 kilo gram di patok dengan harga 43.500 rupiah perkilonya. " Untuk pembelian, yang jelas kami batasi seperti gula. Perorang mendapat jatah beli 2 kilo dan beras 2 karung. Bila tidak dibatasi dikhwatirkan akan terjadi aksi borong dari masyarakat," imbuhnya.

 

Khoijin meyakinkan bahwa Sub Bulog Divre IX Jember akan terus memantau pergerakan harga kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) hingga memasuki Bulan Suci Ramadhan.Salah satu warag masyarakat yang mengaku bernama Tutik (40) warga Kelurahan/Kecamatan Kaliwates mengaku senang dengan adanya pasar murah ini. Menuurtnya hal itu membantu warga menjelang bulan puasa dengan harga sembako yang naik tajam. " Wah enak mas kalo kayak gini terus tiap hari. Lumayan bisa membantu ngurangi biaya belanja. Sekarang semua naik semua mendekati puasa. Pusing urusan dapur mas," ucapnya sambil tersenyum. Red (ndik)

Share this post :

Posting Komentar

 
Redaksi
Pemilu © 2014. - Indonesia