Bangkok : Indonesia ditunjuk untuk melanjutkan kepemimpinan Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC-ASEAN). Sebagai salah satu negara yang telah diperhitungkan ekistensinya di kawasan Asia Tenggara, serta beberapa prestasi yang berhasil dicapai oleh Indonesia, menjadi ukuran perpindahan tongkat estafet kepemimpinan ini. Ketua SOMTC, Sieng Lapresse, menyatakan hal ini usai melakukan perbincangan khusus dengan perwakilan dari Indonesia yang diwakili oleh Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Pol Anang Iskandar di Bangkok, Thailand.
Sieng sedikit membocorkan salah satu agenda lanjutan dari gelaran pertemuan SOMTC yang rencananya akan digelar di Jakarta pada akhir Mei 2016 di Jakarta nanti. "Akhir Mei nanti, jabatan Ketua SOMTC akan diserahkan kepada Indonesia. Ini menjadi penting karena keberadaan dan keberhasilan Indonesia mengantisipasi beberapa persoalan kejahatan lintas negara di kawasan Asia Tenggara, menjadi ukuran bagi negara ASEAN lainnya," ungkap Sieng. Menanggapi hal itu, Anang Iskandar melihat bahwa Indonesia juga mesti belajar banyak hal dari kepemimpinan pertemuan SOMTC sepanjang tahun 2015 ini. Ia melihat adanya kecenderungan positif selama SOMTC intensif dilaksanakan, khususnya di kawasan ASEAN. "SOMTC memiliki peran penting bagi kawasan ASEAN, salah satunya penguatan melalui manajemen perbatasan yang berhasil dilakukan. Kondisi yang cenderung kondusif di kawasan Asia Tenggara, menjadi ukuran bahwa pertemuan sejenis ini mesti terus dilaksanakan," ujar Anang.
Kedua SOMTC Leader berharap pertemuan SOMTC di Jakarta bulan depan berjalan lancar dan menghasilkan masukan yang baik dalam kerja sama penanganan kejahatan lintas negara. SOMTC sendiri sudah digelar lebih dari 15 kali yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang terkait dengan pemberantasan kejahatan lintas negara.**[Humas Polri]


Posting Komentar