Breaking News :
Home » » Kinerja Kejaksaan Negeri Gresik Perlu Di Pertanyakan

Kinerja Kejaksaan Negeri Gresik Perlu Di Pertanyakan

Written By media pelopor lidik krimsus on Rabu, 23 Maret 2016 | 18.21

Gresik – PLK : Proses Pemanggilan saudari Eni oleh Kejaksaan Negeri Gresik Perlu di Pertanyakan sebab banyak ditemukan Kejanggalan penyelidikan yang dilakukan oleh jaksa Dino Kriesmiadi, SH. MH. Terhadap bendahara Semampir dalam kasus anggaran dana desa Semampir Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik tahun 2015, Proses kejanggalan terjadi disaat kejadian tgl 11 Maret 2016 kuasa hukum Eni, Erwin GT Sinaga SH. ditolak oleh jaksa Dino untuk mendampingi kliennya bahkan jaksa Dino melontarkan ucapan kata – kata yang kurang etis terhadap saudara Erwin selaku kuasa hukum saudari Eni "lihat saja nanti kamu menjadi catatan kantor ini" Dengan nada yang sangat lantang sehingga saudari Eni selaku klien Erwin menjadi ketakutan.


Perkataan lihat saja nanti yang diucapkan oleh saudara Dino sudah terbukti sebagaimana tentang surat panggilan tanggal 14 Maret 2016 yang ditujukan kepada Eni untuk hadir pada hari Jum'at tanggal 18 Maret 2016 yang ditanda tangani oleh Gede Putra Perbawa, SH. MH. kasi tindak pidana khusus selaku penyelidik, namun panggilan pertama belum dilakukan pemeriksaan datang lagi surat panggilan ke Dua tanggal 16 Maret 2016 untuk hadir pada hari Senin tanggal 21 Maret 2016 yang ditanda tangani oleh Dino, ada apa ini ? Erwin GT Sinaga, SH. Selaku pengacara dari Eni mengatakan" aneh berselang dua hari kami mendapat surat penggilan dengan kasus yang sama diminta hadir pemeriksaan tanggal 21 Maret 2016" maka dengan tegas klien Erwin menolak diperiksa di Kejaksaan Negeri Gresik menginginkan pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.


Waktu media pelopor mau menemui Pak Dino untuk konfirmasi Staf Kejaksaan Negeri Bilang "Pak Dino masih ada tamu dan Pak Dino tidak bisa ditemui langsung saja ke kasi intel Kejaksaan Negeri Gresik Pak Lukas" setelah itu awak media pelopor berusaha untuk menemui Kasi Intel diruangan nya setelah awak media Pelopor Lidik Krimsus bertemu dengan Kasi Intel diruangan nya langsung menanyakan terkait kasus tersebut dan Kasi Intel menjawab "tidak ada keributan dalam hal itu bahkan tidak ada pendampingan pengacara saat itu". Ucap nya Padahal kenyataan nya saat terjadi adu argumentasi saudara Erwin selaku kuasa Hukum dari Eni ada bahkan Beliau di tolak oleh Dino untuk mendampingi Eni bahkan wartawan Pelopor Lidik Krimsus menanyakan kepada Erwin selaku Kuasa Hukum dari Eni apakah seorang kuasa Hukum tidak boleh mendampingi klien nya dalam pemeriksaan penyelidikan " setiap Kuasa Hukum berhak mendampingi klien mas" ucap nya.**ags

Share this post :

Posting Komentar

 
Redaksi
Pemilu © 2014. - Indonesia