Kota Sorong,PLK-PB:
Calon Wali Kota Sorong Aminadap Asmuruf, S'IP. M.SI, Mendatangi Kantor DPC Partai Golongan Karya(Golkar) di jl. Arfak No.1 Lapangan Hoki Kampung Baru Kota Sorong Senin, (29/02/2016). Tujuannya Ke Kantor DPC Partai Golkar Untuk Mengambil Formulir Pendaftaran Sebagai Calon Wali Kota Sorong 2017-2022. Namun, Kesempatan tersebut belum berpihak Kepada Figur-figur para Calon Wali Kota yang akan mendaftarkan Diri di DPC Partai Golkar. Keputusan Pengurus DPC Partai Golkar Kota Sorong, yang tidak Penerima Pendaftaran Calon Wali Kota Sorong Menimbulkan Polemik di Kalangan Kader Golkar. Dimana DPC Partai Golkar Hanya Menerima Pendaftaran Wakil Wali Kota, sedangkan Untuk Calon Wali Kota Sendiri Sudah ada, dan Akan di Berikan Kepada Ketua DPD Partai Golkar Yang Saat Ini Menjabat Sebagai Wali Kota Sorong, adalah Sesuatu Hal yang mengejutkan Para Calon Kandidat yang Lain Sebagai Pecinta Partai Golkar di Kota Sorong Saat Ini.
"Saya Merasah terkejut ketika Golkar Mengumumkan Hanya Menerima Pendaftaran Calon Wakil Wali Kota Sorong, sedangkan Untuk Calon Wali Kota di Khususkan Kepada Ketua DPD yaitu Bapak Lambert Jitmau yang saat Ini Menjabat Wali Kota Sorong."Tegas Aminadap Asmuruf Ke pada Wartawan di kantor DPD Partai Golkar senin,(29/02-2016). Saya Juga, Salah Satu Kandidat Calon Wali Kota Sorong, yang Mengikuti Proses Pendaftaran Calon Wali Kota Sorong Di Beberapa Partai Politik yang Lain, Demokrat, PDIP, PPP, Hanura Merasah terkejut Ketika Golkar Mengumumkan Hanya Membuka Pendaftaran Wakil Wali Kota saja, Sementara Wali Kota Katanya Sudah Ada."Tuturnya. Ia juga Mengatakan Bahwa, Dalam Sejarah Perjalanan Partai Dirinya merasah terkejut Hari Ini Golkar Menunjukan Sesuatu yang lain dari Pada Biasanya terjadi.
Apa pun Keputusan Golkar yang Memutuskan Mencalonkan Ketua DPD Partai Golkar Menjadi Calon Wali Kota Tunggal, tetapi yang Nama nya Pendaftaran Calon Wali Kota, Golkar Juga adalah salah Satu dari Sebagian Besar Partai Yang Patuh, Untuk bisa Membuka Pendaftaran Untuk Umum. Masih banyak Kader Golkar di luar dari Pada Ketua DPD Partai Golkar Kota Sorong yang Memiliki Kompetensi dan Memiliki Hak yang sama Untuk mendaftar sebagai Calon Wali Kota Sorong. Karena Partai Golkar Bukan Milik Pengurus, bukan Milik Ketua DPD Atau Penguasa tetapi Partai tersebut adalah Milik Rakyat yang merindukan ada Kader-Kader Golkar yang Lain yang Mungkin Lebih dari Satu Di Kota Sorong Untuk Mencalonkan Diri Sebagai Wali Kota. *( Jemmy Mairuhu)*


Posting Komentar