Sidoarjo – PLK, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berusaha untuk membenahi segala fasilitas umum baik dibidang Pengairan, Cipta Karya maupun Bina Marga hal ini terbukti dengan adanya proyek Peningkatan Jl. Krian-Kemangsen yang di anggarkan dari dana APBD Th.2015 , melalui Tender yang di menangkan oleh CV.TIRTAMAS TEKNIK dan Konsultan Pengawas : CV.ADHILOKA KONSULTAN , Dengan Nilai Kontrak sebesar Rp.1.901.892.000,00. Namun kenyataan di lapangan tidak seperti yang diinginkan oleh pemerintah sebab rekanan kontraktor dalam mengerjakan tidak mengutamakan kualitas , mutu dan kuantitas sehingga pekerjaan baru saja selesai beberapa bulan yang lalu sekarang sudah banyak yang pecah dan berlobang seakan pihak konsultan pengawas kurang jeli dalam pengawasan pekerjaan tersebut.
Dengan adanya temuan tersebut wartawan Pelopor mengajukan surat konfirmasi dan Klarifikasi yang ditujukan Kepada Kepala Dinas PU Bina Marga Kab.Sidoarjo dengan Nomor : 09/KP-Pelopor lidik krimsus/KONF/IV/2016 , namun dari pihak Dinas PU Bina Marga belum ada tanggapan terkait surat konfirmasi tersebut sehingga kami tulis pemberitaan nya sesuai temuan wartawan kami dilapangan yaitu Pekerjaan peningkatan jalan Krian-Kemangsen untuk Rabat Beton perlu di evaluasi lagi sebab kalau menurut dugaan kami tidak sesui dengan spesifikasi karena pekerjaan baru selesai belum 1 tahun tapi sudah banyak yang pecah dan berlubang namun sampai saat ini masih belum ada tindakan dari Dinas PU Bina Marga kepada pihak rekanan untuk membenahi kerusakan tersebut padahal masih dalam tahap pemeliharaan, karena kalau dibiarkan sangat membahayakan bagi pengguna jalan tersebut terutama pengguna jalan roda 2
Dalam hal ini kami berharap kepada penegak hukum untuk menyoroti pekerjaan tersebut karena dana yang di keluarkan oleh pemerintah Kabupaten Sidoarjo cukup besar sehingga jangan sampai dalam pekerjaan peningkatan jalan tersebut terindikasi Korupsi sehingga bisa merugikan negara karena dana tersebut dari hasil pajak yang di bayarkan oleh masyarakat.....Bersambung**tb / vic


Posting Komentar