Kisaran,PLK: Pameran pembangunan yang dikemas Asahan Expo 2016 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Asahan resmi dibuka, Selasa (15/3/2016). Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), melalui asisten VI Pemprovsu bidang Ekonomi pembangunan HM Fitriyus SH MSP, didampingi Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menekan sirene sebagai pertanda dibukanya secara resmi pameran pembangunan (Asahan Expo) 2016 di lapangan PSBD Jalan Ir Sutami Kisaran. Ketua Panitia Asahan Expo 2016 Supriyanto MPd dalam laporannya mengatakan, Asahan Expo 2016 dibuat untuk merayakan Hari Jadi ke 70 Kabupaten Asahan sekaligus menjadi sarana memberitakan kemajuan teknologi dan pembangunan di Asahan. Selain itu event tahunan ini juga diisi sekitar 120 stand dari SKPD, BUMN, Bank swasta, kebun swasta, kebun BUMN, perguruan tinggi dan lainnya, sedangkan pembiayaan berasal dari APBD. Acara pembukaan Asahan Expo diisi pertunjukan tarian kreasi daerah yang membawakan tarian dari daerah Melayu, Batak dan Jawa.
Bupati Asahan dalam pidatonya mengharapkan agar pameran pembangunan Asahan Expo ini dapat meningkatkan wawasan ilmu dan pengetahuan masyarakat tentang pencapaian pembangunan kabupaten Asahan ditahun sebelumnya. Serta sebagai sarana hiburan serta pengetahuan teknologi masyarakat. "Kegiatan ini akan berlangsung selama seminggu, sampai tanggal 22 Maret mendatang karenanya kita harapkan Asahan Expo 2016 ini bermanfaat kepada masyarakat," pesannya. Sedangkan Plt Gubernur Sumut yang diwakili oleh Fitriyus dalam sambutannya menyebutkan kegiatan ini dipandang efektif, baiknya lagi setiap tahunnya pengunjung terus bertambah. Dia berpesan, Asahan Expo supaya menjadi media sarana tanggungjawab publik Kabupaten Asahan kepada masyarakatnya.
Fitriyus juga memuji Asahan Expo ini sebagai pameran yang baik, semarak dan efektif untuk memperkenalkan potensi daerah. Hal ini terlihat dari makin banyak dan beragamnya stand-stand peserta pameran, dan juga ramainya masyarakat yang berkunjung. Karenanya Pemkab Asahan harus terus meningkatkan event ini pada tahun-tahun mendatang. Kegiatan pameran, lanjut Fitriyus, bisa menjadi ajang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Apalagi seluruh SKPD dan Kecamatan memiliki stand yang menampilkan potensi dan program, sehingga sangat membantu masyarakat memperoleh informasi pembangunan di daerah mereka. (HUMAS)


Posting Komentar