Jakarta,PLK: Belum setahun menjabat menjadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Tito Karnavian kini dipercayakan tugas baru sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Tito memang selama ini dikenal cukup pakar dalam bidang penanggulangan terorisme. Dia sebelumnya pernah memimpun satuan Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror. Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Irjen Pol Tito Karnavian menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). Dia juga melantik Laksamana Muda TNI Arie Soedewo menjadi Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Acara pelantikan Tito dan Arie dilakukan di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2016) sekitar pukul 10.15 WIB. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi dan disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kala (JK). Tito dilantik dengan Surat Keputusan Presiden RI No 38/TPA/2016 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi utama di lingkungan BNPT. Sementara, Arie dilantik dengan Surat Keputusan Presiden RI No 39/TPA/2016 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi utama di lingkungan Bakamla.
Hadir dalam pelantikan ini Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala BIN Sutiyoso, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menkum HAM Yasonna Laoly, MenPANRB Yuddy Chrisnandi, Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan, Menristek Dikti M Nasir, Jaksa Agung HM Prasetyo, Menlu RI Retno LP Marsudi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Ketua DPR Ade Komarudin. Tito sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Dia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Papua dan Kepala Densus 88/Antiteror. Dia menggantikan posisi Kepala BNPT sebelumnya, Komjen Saud Usman Nasution, yang akan memasuki masa pensiun. Posisi Tito sebagai Kapolda Metro diisi Irjen Pol Moechgiyarto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat (Jabar). Posisi Kapolda Jabar yang ditinggalkan Moechgiyarto diisi Irjen Pol Jodie Rooseto.
Tito menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak Juni 2015 lalu. Selama memimpin polda paling elite ini, Tito telah membuat sejumlah gebrakan. Di bawah kepemimpinannya, satgas Khusus yang ia bentuk mampu membongkar kasus korupsi dwell time yang melibatkan Dirjen Daglu Kemendag Partogi Pangaribuan. Dia juga berhasil mengawal proses penertiban lokalisasi Kalijodo yang selama ini tak tersentuh. Sementara itu, Arie Soedewo dilantik menjadi Kepala Bakamla menggantikan Laksamana Madya Desi Albert Mamahit. Desi sendiri diketahui belum genap 1 tahun menjabat sejak dilantik oleh Presiden Jokowi pada 27 Mei 2015. Sebelum jadi Kepala Bakamla, Albert pernah menjadi Kalakhar Bakorkamla dan Rektor Universitas Pertahanan Indonesia. Arie Soedewo lahir di Banjar, Jawa Barat, pada 1 Mei 1960. Pada 30 Maret 2015, Arie mengemban tugas sebagai Koorsahil Kasal menggantikan Laksda TNI Achmad Taufiqoerrochman. Arie merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1983.***



Posting Komentar